Bangka, Rabu 21 Januari 2025 – MTs Negeri 2 Bangka menyelenggarakan kegiatan Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW pada Rabu (21/1) bertempat di GOR Madrasah. Acara ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta pegawai madrasah dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan. Dalam sambutannya, Kepala Madrasah Suprianto, S.Ag., M.A.P. menekankan bahwa peringatan Isra’ Mi’raj tidak boleh hanya menjadi acara seremonial semata, melainkan harus diambil hikmahnya dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah oleh Ust. Jeje Sulaeman, S.Pd.I., Sekretaris Umum MUI Kabupaten Bangka. Beliau mengisahkan peristiwa sebelum perjalanan Isra’ Mi’raj sebagaimana tercatat dalam Kitab Al-Anwaarul Bahiyyah dan Dzikrayaat wa Munaasabaat. Diceritakan bahwa pada suatu malam Nabi Muhammad SAW berada di Hijir Ismail dekat Ka’bah, berbaring di antara pamannya Sayyiduna Hamzah dan sepupunya Sayyiduna Ja’far bin Abi Thalib. Tiba-tiba Malaikat Jibril, Mikail, dan Israfil datang menghampiri, lalu membawa Rasulullah ke sumur Zamzam. Di sana, Malaikat Jibril membelah dada Nabi SAW dan menyucikan hati beliau sebagai persiapan perjalanan agung Isra’ Mi’raj.
Lebih lanjut, Ust. Jeje menekankan inti dari peristiwa Isra’ Mi’raj, yaitu perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsa (Isra’), kemudian naik ke langit hingga Sidratul Muntaha (Mi’raj). Pada puncak perjalanan tersebut, Rasulullah SAW menerima perintah shalat lima waktu yang menjadi kewajiban utama bagi seluruh umat Islam.
Kegiatan ditutup dengan penampilan shalawat dan nasyid oleh siswa-siswi MTs Negeri 2 Bangka, serta diakhiri dengan tradisi khas Bangka yaitu nganggung—makan kue bersama sebagai simbol kebersamaan dan pelestarian budaya lokal.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh warga madrasah dapat memperdalam pemahaman terhadap makna Isra’ Mi’raj, meneguhkan komitmen dalam melaksanakan ibadah shalat, serta meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. (NS)


